Jakarta terbuka secara perlahan, kawasan demi kawasan. SCBD tengah malam, Menteng pada Minggu pagi, Blok M setelah gelap, masing-masing menunjukkan wajah yang berbeda. Hotel Indonesia Kempinski Jakarta berdiri di Bundaran HI, pusat simbolis ibu kota, menempatkan semuanya dalam jangkauan tanpa harus memilih satu versi Jakarta saja.
SCBD dan Ashta District 8 — Kuliner, Minuman, dan Bisnis
SCBD membentang tepat di selatan Bundaran HI dan telah lama melampaui namanya sebagai tulang punggung keuangan Jakarta. Kini, SCBD adalah destinasi malam paling dinamis di kota ini, dengan kuliner kelas atas, rooftop bar, dan energi after-hours yang menarik kalangan paling berpengalaman di Jakarta. Di dalam SCBD, Ashta District 8 menjadi pelengkap yang lebih baru dan lebih kreatif: perpaduan kafe, toko konsep, dan ruang acara yang menghadap ke luar dengan atmosfer jalanan yang tidak selalu berhasil dicapai oleh kawasan-kawasan lain di Jakarta yang lebih polesan. Lebih muda, lebih eksperimental, dan selalu menyenangkan untuk sore hari yang berlanjut hingga malam.
Senopati — Kawasan Paling Terkurasi di Kota
Senopati terletak di antara SCBD dan Kebayoran Baru, bertingkat rendah dan tenang menurut standar Jakarta. Tidak ada satu anchor tunggal, hanya kepadatan restoran independen, butik, dan kafe yang baik di sepanjang blok yang bisa dijelajahi kaki. Saat malam tiba, Jalan Gunawarman mengambil alih, salah satu jalur kehidupan malam paling mapan di Jakarta, hidup tanpa terasa berlebihan, dan jelas terasa lokal alih-alih dibuat-buat untuk pengunjung.
Menteng — Alamat Paling Anggun di Jakarta
Tepat di selatan Bundaran HI, Menteng adalah kawasan residensial tertua dan paling elegan di Jakarta, dengan jalan-jalan lebar berkanopi pepohonan, arsitektur era kolonial Belanda, dan ritme yang jauh lebih lambat dari bagian kota lainnya. Taman Suropati menjadi jantung kawasan ini: taman teduh yang digemari oleh para pelari pagi, keluarga, dan siapa pun yang menginginkan jalan pagi yang tenang. Menteng juga menyimpan beberapa museum kecil dan kedutaan terbaik di Jakarta, menjadikannya layak dijelajahi baik untuk jalan sore maupun untuk sejarah di baliknya.
Kemang — Kreatif, Teduh, dan Menjadi Dirinya Sendiri
Kemang terletak 20–30 menit di selatan Bundaran HI, dan jarak itulah yang menjaga karakternya tetap terpelihara. Bertingkat rendah, diteduhi pepohonan, dengan konsentrasi galeri independen, restoran lama, dan studio kreatif terkuat di kota ini. Kawasan yang memberikan hadiah pada kunjungan kedua atau ketiga, setelah landmark dan SCBD telah dijelajahi. Bagi keluarga, sore hari yang menyenangkan dengan ruang gerak yang cukup.
Blok M — Jakarta Tanpa Filter, Makanan yang Jujur
Blok M terletak di Kebayoran Baru, sekitar 30 menit di selatan Bundaran HI, tanpa kurasi, tanpa konsep, hanya Jakarta menjadi dirinya sendiri. Warung makanan jalanan, warung lokal, belanja terjangkau, dan suasana malam yang larut dengan biaya yang sangat sedikit. Sate, martabak, dan nasi goreng dalam versi yang paling jujur. Kontras nyata dari suasana bintang lima hotel, dan kontras yang cenderung membekas dalam ingatan.
Rencanakan Masa Menginap Anda
Jakarta memiliki kedalaman yang lebih besar dari yang disadari kebanyakan pengunjung. Menginap di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta menempatkan Anda di pusatnya, dengan SCBD dan Ashta hanya beberapa menit, Senopati dan Menteng dalam jangkauan mudah, serta Kemang dan Blok M perjalanan sore hari lebih jauh.
atau dan nikmati diskon hingga 10% untuk masa inap berikutnya.